43 Juta Anak Indonesia Serumah dengan Perokok

Dikutip dari www.metrotvnews.com
RokokSenin, 30 Mei 2011 13:53 WIB, BAHAYA asap rokok jauh lebih berbahaya ketimbang polutan dari knalpot kendaraan. Asap rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia racun atau toksik dan 43 senyawa penyebab kanker (karsinogenik). Penelitian ilmiah pun membuktikan rokok sebagai penyebab kanker, penyakit jantung, gangguan saluran pernapasan, gangguan reproduksi dan kehamilan.

“Tapi di Indonesia, lebih dari 43 juta anak Indonesia tinggal serumah dengan perokok. Meski jadi perokok pasif, asap rokok dapat membuat pertumbuhan paru-paru anak lebih lamban, mudah terkena brokitis, infeksi saluran pernapasan, sakit telinga, dan asma,” kata dr Azimal, Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan baru-baru ini.

Ia mengatakan asap rokok jika ditiupkan ke meja agak sulit hilang karena sifatnya lengket. Bagaimana jadinya jika asap itu masuk dalam paru-paru. Semakin lama, jumlah asap dan kandungan beracunnya kian banyak.

“Jika di satu rumah bapaknya merokok dan ada bayi, maka bayi tersebut bisa saja mengalami gangguan pertumbuhan,” ujar dr Azimal.

Diperkirakan bau asap rokok yang susah hilang karena asap rokok terbuat dari rantai molekul yang panjang. Butuh waktu yang lama atau sulit untuk dihilangkan terutama pada kain. Selain itu asap rokok yang dihasilkan umumnya mengandung banyak zat atau residu.

Banyaknya dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari asap rokok bagi kesehatan seseorang itulah yang membuat asap rokok lebih mendapatkan perhatian, meski begitu bukan berarti asap kendaraan tidak berbahaya karena di dalamnya tetap mengandung senyawa yang beracun bagi tubuh.(go4/RRN)

Hallo sahabat, bagaimana yang kamu rasakan tinggal bersama perokok ??

Leave a Reply

Required fields are marked*