27 Anak Berkebutuhan Khusus Ikut SNMPTN

Dikutip dari suaramerdeka.com

31 Mei 2011 | 11:04 wib

TUNA NETRA:Rektor UNS Prof Ravik Karsidi meninjau peserta SNMPTN yang tuna netra dan didampingi petugas khusus di SMA 7 Solo. (SM CyberNews/Joko Dwi Hastanto)
TUNA NETRA:Rektor UNS Prof Ravik Karsidi meninjau peserta SNMPTN yang tuna netra dan didampingi petugas khusus di SMA 7 Solo. (SM CyberNews/Joko Dwi Hastanto)

Solo, CyberNews. Sebanyak 27 peserta berkebutuhan khusus dari berbagai daerah mengikuti seleksi nasional masuk perguruan tinggi (SNMPTN) di Panitia Lokal 44 Solo.  Mereka mendapatkan perlakuan khusus dari panitia untuk kemudahan.

Rektor UNS Prof Ravik Karsidi saat meninjau pelaksanaan ujian tulis SNMPTN mengatakan, ada 13 peserta berkebutuhan khusus untuk jurusan IPS dan 14 peserta untuk jurusan IPA.

“Ada yang tuna rungu, buta warna sebagian, dan buta warna total, serta tuna netra. Untuk yang tuna rungu masih bisa melaksanakan secara normal meski tetap diberi perhatian khusus jika memerlukan,” kata dia.

Untuk peserta yang buta warna total atau tuna netra, mereka mendapatkan pendamping khusus. Sebab soal dibacakan kepada mereka dan jawabannya ditulis oleh pendampng dari panitia.

Ujian tulis hari pertama juga diwarnai dengan beberapa kejadian, misalnya peserta yang salah masuk ke lokasi. Ini terjadi pada peserta dari luar kota yang baru sekali itu masuk ke Solo.

“Sebetulnya sejak kemarin semua diimbau mencari dan mengecek lokasi masing-masing. Tetapi memang selalu ada peserta yang langsung datang, dan ternyata salah tempat,” kata Ravik.

Untuk kejadian itu, panitia tetap menerima dan menempatkan mereka secara khusus. Seperti dua peserta yang datang ke SMA 7 Solo, padahal semestinya mereka ujian di SMP 7.

“Mereka datang sudah jam 07.45, sehingga tidak mungkin pergi ke SMP 7 yang lokasinya cukup jauh. Karena itu mereka ditempatkan di ruang panitia, dan dibuatkan berita acara untuk selanjutnya lebar jawabannya dikumpulkan bersama peserta di SMP 7,” kata dia.

Namun untuk hari kedua, mereka tetap harus ujian di lokasi asal, dan diharapkan bisa mengecek bangku tempat tes usai tes hari pertama ini. Secara keseluruhan pelaksanaan ujian hari pertama tidak ada masalah. Namun berapa siswa yang tidak hadir, belum diketahui.

 

( Joko Dwi Hastanto / CN33 / JBSM )

Leave a Reply

Required fields are marked*