3000 Pekerja Anak Disekolahkan Kembali

Senin, 26 April 2010, 17:12 WIB
Oleh : Ita Lismawati F. Malau

(VivaNews/ Nurcholis Lubis)

VIVAnews – Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melakukan langkah tanggap darurat untuk mengurangi pekerja anak-anak. Satu langkah yang diambil adalah menyekolahkan kembali anak-anak itu.

Demikian disampaikan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dalam rilis yang diterima VIVAnews, Senin 26 April 2010.

"Saat ini Kemenakertrans telah menarik 3000 pekerja anak dari pekerjaannya untuk disekolahkan kembali," kata Muhaimin.

Muhaimin menegaskan kondisi perekonomian tidak boleh dijadikan alasan bagi perusahaan-perusahaan untuk mempekerjakan anak-anak. "Ibu-ibu juga jangan begitu saja membiarkan anak-anak mereka bekerja karena itu melanggar hak anak," kata Muhaimin.

Sementara itu, Dirjen Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan (PPK) I Gusti Made Arka mengatakan masih banyak pekerja anak yang menjadi perhatian besar kementerian Nakertrans. "Kita akan mengurangi sesegera mungkin pekerja anak, dan itu menjadi target 1 tahun kementerian," ujar dia.

Saat ini, lanjut Dirjen PPK, Kemenakertrans telah melakukan kerjasama dengan Kementerian Pendidikan Nasional untuk segera menarik pekerja anak dari pekerjaannya semaksimal mungkin. (hs)

• VIVAnews

 

Leave a Reply

Required fields are marked*