Anak Yogyakarta Bersidang Paripurna

Minggu, (26/06) bertempat di DPRD Provinsi DIY, Jl. A.Yani, Forum Anak Daerah Istimewa Yogyakarta (FADIY) menggelar Sidang Paripurna Anak DIY. Sidang ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan FAD yang bertema “Hamemayu Hayuning Lare Ngayogyakarta” yang berarti anak Yogyakarta yang selalu menjaga keharmonisan kehidupan.

Sebelumnya, FADIY melalui Forum Anak di tingkat kabupaten/kota dengan difasilitasi oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat, Lembaga Perlindungan Anak dan SOS Children’s Village telah menyelenggarakan audiensi di masing-masing DPRD Kabupaten/Kota dan juga Temu Hati Anak DIY di Wisma Timoho (23-24 Juni 2011). Dari proses tersebut terpilih 10 duta anak yang akan mewakili DIY ke Kongres Anak Indonesia dan 4 duta anak 2nd International Conference on Child-Friendly Asia Pacific.

Sidang Paripurna Anak DIY tersebut diikuti oleh sekitar 80 duta anak dari 5 kabupaten/kota se DIY. Mereka dengan antusias melakukan sidang layaknya para anggota DPR dengan topik permasalahan anak. Sidang dibuka oleh Ketua FADIY, Zakia El Muarrifa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian suara dari setiap komisi, yaitu komisi kesehatan, perlindungan, partisipasi dan komunikasi/jaringan. Suara anak tersebut kemudian dirangkum menjadi rekomendasi suara anak DIY.

Dalam sidang itu juga dilakukan serah terima jabatan dan pengukuhan Presiden FADIY periode 2011-2013, Arsyad Mustahid Rizqi. Kepengurusan FADIY periode ini terdiri atas perwakilan dari Forum Anak kabupaten/kota se DIY, yaitu Gunung Kidul, Bantul, Kulon Progo, Sleman dan Kota Yogyakarta. Diharapkan pengurus FADIY yang baru bisa melanjutkan perjuangan dalam rangka memasyarakatkan hak anak sekaligus menjadi muara dari pergerakan Forum Anak Kabupaten/Kota.

Perwakilan Panitia, Joko Sukamto dan Aan Fajar Lestari menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini akan dijadikan annual event anak-anak DIY menjelang pelaksanaan Kongres Anak Indonesia dan peringatan Hari Anak Nasional. “Melalui event ini, kami berharap hak-hak anak bisa semakin diperhatikan dan semakin banyak yang tertarik untuk bergabung dengan FADIY maupun FA Kabupaten/Kota “, ujar keduanya.

Leave a Reply

Required fields are marked*