Inilah Suara Anak Indonesia

kompas

BANDUNG, KOMPAS.com – Inilah Suara Anak yang dibacakan dua duta anak 2011 yakni Rizky Aulia dari Jambi dan Kurdiyan dari Lampung. Total ada tujuh butir yang mereka bacakan.

1. Kami anak Indonesia, meminta kepada pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk memberikan ruang kepada anak agar dapat berpartisipasi dan menyampaikan pendapatnya, menyangkut diri dan kepentingan anak.

2. Kami anak Indonesia, meminta penyediaan Sekretariat Nasional Kongres Anak Indonesia yang dapat menjadi tempat komunikasi dan rumah bersama bagi anak-anak Indonesia.

3. Kami anak Indonesia, menyadari akan pentingnya kesehatan, oleh karena itu, kami meminta kepada pemerintah untuk membebaskan biaya kesehatan bagi seluruh anak Indonesia tanpa diskriminasi.

4. Kami anak Indonesia, bertekad menjauhi segala bentuk zat adiktif termasuk minuman keras, narkoba, dan rokok, serta memohon kepada masing-masing pemerintah daerah untuk membuat kawasan rokok di setiap tempat aktivitas anak. Menaikkan harga rokok, membuat peringatan kesehatan bergambar pada bungkus rokok serta melarang iklan rokok sama dengan minuman keras.

5. Kami anak Indonesia, menyuarakan kepada pemerintah untuk memberikan perlindungan secara khusus dan maksimal kepada anak-anak yang menjadi korban eksploitasi, kekerasan dan penelantaran.

6. Kami anak Indonesia, memohon kepada pemerintsh untuk meningkatkan kuantitas, kualitas, dan fasilitas pendidikan yang merata di seluruh Indonesia serta menolak pendiskrimasian sekolah dengan adanya program sekolah Standar Nasional (SSN), Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI)m Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) baik negeri maupun swasta.

7. Kami anak Indonesia, meminta kepada pemerintah untuk memenuhi pemerataan fasilitas teknologi informasi sampai ke daerah terpencil dan daerah terisolir agar terwujud kemerataan informasi bagi anak Indonesia.

Pembacaan berlangsung kurang dari lima menit. Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, menitipkan rekomendasi tersebut kepada Raja Samu-Samu VI, ketua silaturahmi raja dan sultan nusantara.

"Semoga presiden mendengar. Kalau tidak mendengar, biarlah Tuhan yang mendengar suara anak," kata Arist.  Caption: Suara Anak Indonesia tengah dibacakan oleh Duta Anak Indonesia 2011.

Comments

Leave a Reply

Required fields are marked*