Rute Aman Sekolah Jadi Hal Mutlak Bagi Anak

SLEMAN (KRjogja.com) – Tingkat kecelakaan lalu lintas sekarang ini terbilang tinggi. Tidak sedikit diantaranya yang melibatkan pelajar. Baik ketika hendak berangkat ataupun pulang sekolah.

Kondisi inilah yang membuat Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) membuat peta rute aman dan selamat ke/dari sekolah. Hal tersebut juga salah satu indikator guna menuju kabupaten layak anak.

“Kenapa rute aman ini penting. Karena tingginya kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar. Ini menandakan jika anak itu belum aman saat berangkat ataupun pulang sekolah,” kata Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Pengasuhan Keluarga dan Lingkungan KemenPPPA Rohika Kurniadi Sari disela-sela pelatihan pemetaan rute aman dan selamat ke/dari sekolah di pendopo rumah dinas bupati sleman, Selasa (30/8/2016). Kegiatan tersebut diikuti 200 pelajar SD-SMP di Kabupaten Sleman.

Selain untuk menghindari kecelakaan lalu lintas. Rute aman dan selamat tersebut juga bisa menghindari anak dari kejahatan kriminalitas. Rohika mencontohkan kasus Yuyun yang cukup menghebohkan beberapa waktu lalu. Pihaknya berharap, kasus serupa tidak terulang. Rute aman ini juga untuk melindungi hak anak.

Lebih lanjut Rohika menuturkan, Indonesia bersama 190 negara di dunia telah menandatangi kesepakatan meratifikasi Konvensi Hak Anak (KHA). Pemerintah Indonesia telah menjalankan kesepakatan tersebut. Salah satunya dengan membentuk Kabupaten Layak Anak (KLA). Setidaknya ada 31 indikator untuk membuat satu daerah dinyatakan KLA atau tidak.

“Rute aman dan selamat ke/dari sekolah ini salah satunya. Tentunya dengan indikator-indikator lainnya. Seperti sekolah raman anak hingga fasilitas umum apakah sudah ramah anak atau belum,” jelasnya. (Awh)

Leave a Reply

Required fields are marked*