By: forum anak kota malang
<p><p style="text-align: justify;">Salam sehat, Rek! Bagaimana keadaanmu? Pastikan jaga kesehatan dan pastikan asupan gizi untuk dirimu terpenuhi ya! Ngomong-ngomong soal gizi, masih ingat dengan kegiatan Peluncuran Forum Multipihak Sistem Pangan dengan Program Pangan Kota Kita beberapa hari lepas? Nah, Cerita Forum Anak Kota Malang membahas kegiatan yang sudah dibocorkan sedikit dalam kegiatan kemarin, semoga kamu masih ingat ya!</p>
<p style="text-align: justify;">Menindaklanjuti hasil dari kegiatan Peluncuran Program Pangan Kota Kita di Kota Malang, Program Pangan Kota Kita melaksanakan <strong>Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Peran Anak Muda Menyelamatkan Bumi Melalui Gerakan Peduli Pangan”</strong> sekaligus <strong>pembentukan Youth Forum Gema Pangan (Gerakan Teman Teman Peduli Pangan) </strong>bertempat di Kantor Lembaga Pengkajian Kemasyarakatan dan Pembangunan (LPKP) Jawa Timur, Perum Karanglo Indah Blok I/4, No 28, Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang 65126. Kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen program Pangan Kota Kita untuk melakukan penguatan keterlibatan generasi muda dalam mendorong perubahan sistem pangan perkotaan yang tangguh, inklusif dan berdaulat. “Besar harapan kami teman teman bisa menjadi bagian dalam membangun sistem pangan di Kota malang yang lebih resilient dan inklusif untuk mencapai tujuan SDG’s ke 2 Anti Kelaparan” Tutur Suti’ah selaku Fasilitator dalam kegiatan tersebut. </p>
<p style="text-align: justify;">“Saat ini kita bergantung pada hampir 80% produk makanan olahan berbahan baku gandum yang berasal dari supplier luar Indonesia, kondisi tersebut menciptakan ketergantungan dan rawan menyebabkan krisis pangan di tengah konflik global saat ini” tambah nya. </p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan tersebut yang diikuti oleh beragam latar belakang kaum muda, seperti Forum Anak Kota Malang; Malang Creative Fusion; Duta Genre; Perwakilan Mahasiswa; Perwakilan Duta Sekolah dan Adiwiyata serta Rekan Media yang memberikan gagasan, pandangan dan keresahan nya mengenai kondisi pangan saat ini. Salah satunya mengenai minimnya ketertarikan kaum muda menjadi petani. “Petani saat ini berada pada kondisi yang menyedihkan, tetapi saya mendeklarasikan bahwa cita cita saya menjadi petani. Mengajak anak muda menjadi petani bukanlah hal yang muda, tetapi lebih efektif jika yang mengajak nya sesama anak muda” Jelas Zuem salah satu perwakilan mahasiswa pertanian UB yang datang dalam forum tersebut. </p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, kurangnya pasar dan branding untuk produk olahan UMKM berbahan olahan alternatif menjadi hal yang dibahas dalam forum tersebut. </p>
<p style="text-align: justify;">“ Sebenarnya UMKM itu banyak produk inovasi nya, tetapi masalah terbesarnya mereka tidak memiliki pasar dan terganjal perizinan yang kompleks. Salah satu alternatif nya dengan memperkuat branding dengan mengajak para influencer dan mengadakan festival agar produk-produknya lebih dikenal “ Jelas Avitri salah satu perwakilan dari Malang Creative Fusion. </p>
<p style="text-align: justify;">Sehingga menjadi urgensi bersama untuk membentuk Youth Forum bernama Gema Pangan yang diharapkan menjadi wadah dalam mengatasi berbagai persoalan pangan yang kompleks dan mengajak semua pihak terlibat ambil bagian dalam tagar #gema pangan. </p>
<p style="text-align: justify;">“Penting untuk mengkampanyekan ketahanan pangan dimulai dengan membuat tagar yang dapat menjadi pemicu fenomena viral untuk mengajak lebih banyak orang tau dan terlibat dalam gerakan #gema pangan” Jelas Darmaji selaku pers yang hadir. </p>
<p style="text-align: justify;">Selain melakukan FGD dan membentuk Youth Forum, dalam kegiatan tersebut diadakan <em>launching</em> <strong>Kompetisi Gema Pangan</strong> yang diinisiasi oleh Forum Anak Kota Malang bekerjasama dengan program Pangan Kota Kita. Kompetisi yang dimulai di bulan Maret tersebut melombakan 3 kategori yakni <strong>Cipta Poster Digital, Cipta Video Persuasif Peduli Pangan dan Olah Bahan Pangan</strong>. Dibuka untuk umum yang mensyaratkan peserta adalah seseorang yang berusia anak atau dibawah 18 tahun. <strong>Informasi mengenai petunjuk teknis dan yang lain, dapat dicek melalui Instagram Forum Anak Kota Malang. </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ayo rek! Gawe awakmu seng arek-arek Malang, ojo lali melu Kompetisi Gema Pangan 2025 yo! Ajaken konco-koncomu ambe rebutno juara iku mau! (<em>mra)</em></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Terjemahan (Indonesia): Ayo teman-teman, buat kamu yang anak-anak Kota Malang, jangan lupa ikut Kompetisi Gema Pangan 2025 ya! Ajak teman-temanmu dan rebutkan juara itu! </li>
</ul></p>
0 Komentar untuk Forum Anak Kota Malang Kolaborasi Program Pangan Kota Kita Resmikan Kompetisi Gema Pangan 2025